Perintah Dasar Linux

Posted in Uncategorized on Januari 22, 2010 by tia26892

Sedikit pemahaman tentang perintah dasar linux.

/bin – aplikasi biner penting

/boot – lokasi berkas konfigurasi untuk boot.

/dev – berkas peranti (device)

/etc – berkas konfigurasi, skrip startup, dll (etc)…

/home – direktori pangkal (home) untuk pengguna

/lib – libraries yang diperlukan oleh sistem

/lost+found – menyediakan sistem lost+found untuk berkas yang berada dibawah direktori root (/)

/media – mount (memuat) removable media seperti CD-ROM, kamera digital, dll…

/mnt – untuk me-mount sistem berkas

/opt – tempat lokasi untuk menginstal aplikasi tambahan (optional)

/proc – direktori dinamis khusus yang menangani informasi mengenai kondisi sistem, termasuk proses-proses (processes) yang sedang berjalan

/root – direktori pangkal untuk root, diucapkan ’slash-root’

/sbin – sistem biner penting

/sys – mengandung informasi mengenai system

/tmp – berkas sementara (temporary)

/usr – tempat aplikasi dan berkas yang sering digunakan oleh pengguna (users)

/var – berkas variabel seperti log dan database

Fiber Optic

Posted in Uncategorized on Januari 22, 2010 by tia26892

Sebelumnya saya sudah membahas tentang fiber optic. Kali ini, saya akan menjelaskan lagi sedikit tentang fiber optic.

Fiber Optic

Kabel fiber optic merupakan kabel jaringanyang dapat mentransmisi cahaya. Dibandingkan dengan jenis kabel lainnya, kabel ini lebih mahal. Namun, fiber optic memiliki jangkauan yang lebih jauh dari 550 meter sampai ratusan kilometer, tahan terhadap interferensi elektromagnetik dan dapat mengirim data pada kecepatan yang lebih tinggi dari jenis kabel lainnya. Kabel fiber optic tidak membawa sinyal elektrik, seperti kabel lainnya yang menggunakan kabel tembaga. Sebagai gantinya, sinyal yang mewakili bit tersebut diubah ke bentuk cahaya.

Kabel fiber optic terdiri dari dua jenis, yang dikenal sebagai single mode dan multi mode. Kabel single mode dapat menjangkau jarak yang lebih jauh dann hanya mengirim satu sinyal pada satu waktu. Kabel multimode mengirim sinyal yang berbeda pada saat yang bersamaan, mengirim data pada sudut refraksi yang berbeda pada saat yang bersamaan, mengirim data pada susut refraksi yang berbeda. Kabel single mode dapat menjangkau ratusan kilometer sedangkan kabel multimode biasanya hanya mencapai 550 meter atau kurang.

Konektor kabel fiber optic terdiri dari dua jenis-konektor model ST yang berbentuk lingkaran dan konektor SC yang berbentuk persegi. Penggunaan kabel ini harus disesuaikan dengan jenis perangkat yang anda gunakan karena mereka mungkin berbeda.

Port Jaringan Komputer

Posted in Uncategorized on Januari 22, 2010 by tia26892

Port Jenis Port Digunakan Oleh
1 TCP, UDP TCP Port Service Multiplexer
2 TCP, UDP Management Utility
3 TCP, UDP Compression Process
4 TCP, UDP Belum ditetapkan
5 TCP, UDP Remote Job Entry
6 TCP, UDP Belum ditetapkan
7 TCP, UDP Echo
8 TCP, UDP Belum ditetapkan
9 TCP, UDP Discard;alias=sink null
10 TCP, UDP Belum ditetapkan
11 TCP, UDP Active Users; alias = users
12 TCP, UDP Belum ditetapkan
13 TCP, UDP Daytime
14 TCP, UDP Belum ditetapkan
15 TCP, UDP Belum ditetapkan, sebelumnya netstat
16 TCP, UDP Belum ditetapkan
17 TCP, UDP Quote of the Day; alias = quote
18 TCP, UDP Message Send Protocol
19 TCP, UDP Character Generator; alias = ttytst source
20 TCP, UDP File Transfer Protocol (default data)
21 TCP, UDP File Transfer Protocol (control), connection dialog
22 TCP, UDP Putty
23 TCP, UDP Telnet
24 TCP, UDP Any private mail system
25 TCP, UDP Simple Mail Transfer Protocol; alias = mail
26 TCP, UDP Belum ditetapkan
27 TCP, UDP NSW User System FE
28 TCP, UDP Belum ditetapkan
29 TCP, UDP MSG ICP
30 TCP, UDP Belum ditetapkan
31 TCP, UDP MSG Authentication
32 TCP, UDP Belum ditetapkan
33 TCP, UDP Display Support Protocol
34 TCP, UDP Belum ditetapkan
35 TCP, UDP Any private printer server
36 TCP, UDP Belum ditetapkan
37 TCP, UDP Any private printer server
38 TCP, UDP Belum ditetapkan
39 TCP, UDP Resource Location Protocol; alias = resource
40 TCP, UDP Belum ditetapkan
41 TCP, UDP Graphics
42 TCP, UDP Host Name Server; alias = nameserver
43 TCP, UDP Who Is; alias = nicname
44 TCP, UDP MPM FLAGS Protocol
45 TCP, UDP Message Processing Module
46 TCP, UDP MPM (default send)
47 TCP, UDP NI FTP
48 TCP, UDP Belum ditetapkan
49 TCP, UDP Login Host Protocol
50 TCP, UDP Remote Mail Checking Protocol
53 TCP, UDP Domain Name System Server
69 TCP, UDP Trivial File Transfer Protocol
80 TCP, UDP World Wide Web HTTP
115 TCP, UDP Simple File Transfer Protocol

Media Yang DigUnaKan DaLam JarIngaN

Posted in Uncategorized on Januari 22, 2010 by tia26892

Jenis-jenis Media Implementasi Jaringan

1. Kabel Twisted Pair (shielded dan unshielded), Karakteristik : • merupakan sepasang kabel yang di-twist satu sama lain dengan tujuan untuk mengurangi interferensi listrik. • dapat terdiri dari dua, empat, atau lebih pasangan kabel • ada dua jenis kabel twisted pair yaitu UTP (unshielded twisted pair) dan STP (shielded twisted pair). Kabel UTP digunakan dengan topologi star, dan memerlukan sebuah hub atau consentrator yang diletakkan di tengah-tengah topologi star. • dapat melewatkan signal sampai 10-100 mbps • hanya dapat menangani satu channel data (baseband) • koneksi pada twisted pair biasanya menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45 • STP lebih tahan interferensi daripada UTP dan dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi sampai 100 mbps, namun lebih sulit ditangani secara fisik

2. Kabel Coaxial, Sifat-sifat Kabel Coaxial : • Paling populer digunakan pada Local Area Network (LAN) • Memiliki bandwidth yang lebar, sehingga bisa digunakan untuk komunikasi broadband (multiple channel) • Ada bermacam-macam jenis kabel coax seperti kabel TV, thick, ARCnet, dan thin coax. • Thick coaxial dikenal dengan nama 10Base5, biasanya digunakan untuk kabel backbone pada instalasi jaringan ethernet antar gedung. Kabel ini sulit ditangani secera fisik karena tidak flexibel dan berat, namun dapat menjangkau jarak 500 m bahkan 2500 m dengan repeater. • Thin coaxial lebih dikenal dengan nama RG-58, cheapernet, 10Base2, dan thinnet, biasanya digunakan untuk jaringan antar workstation. Dapat digunakan untuk implementasi topologi bus dan ring karena mudah ditangani secara fisik

3. Kabel Fiber Optic, Karakteristik : • Mahal • Bandwidth lebar • hampir tidak ada resistansi dan loss • tidak bisa di-tap di tengah • tidak terganggu oleh cuaca dan panas • merupakan salah satu kabel utama di masa depan

4. Wireless, Karakteristik : • instalasi mudah dilakukan • setiap workstation berhubungan dengan hub atau cosentrator melalui gelombang radio atau infra merah

Instalasi Kabel Ethernet Kabel thin-ethernet dibuat dengan kabel coax RG-58. Panjang minimal satu segment adalah 18 inchi. Pada kedua ujung kabel ini dipasangi konektor BNC. Dibutuhkan juga konektor T BNC. Kedua ujung segment kabel harus dipasangi BNC Terminator.

Instalasi Kabel Thin-Ethernet • satu segmen terdiri dari: 1. kabel koaksial RG-58 2. sepasang konektor BNC • untuk menghubungkan sebuah node digunakan BNC T • satu segmen harus diakhiri dengan terminator BNC • panjang minimum 18 inchi

Instalasi Kabel Thick-Ethernet • satu segmen terdiri dari: 1. kabel koaksial RG-8 2. sepasang konektor BNC • untuk menghubungkan sebuah node digunakan transceiver dan drop cable melalui konektor DB 15 • satu segmen harus diakhiri dengan terminator

Instalasi Kabel Star-Ethernet • satu segmen terdiri dari: 1. kabel UTP 2. sepasang konektor RJ-45 atau RJ-11 • tidak ada persilangan antar kaki-kaki konektor

HacKer DaN CraCker

Posted in Uncategorized on Januari 22, 2010 by tia26892

1. Hacker
Hacker adalah sebutan untuk orang atau sekelompok orang yang memberikan sumbangan bermanfaat untuk dunia jaringan dan sistem operasi, membuat program bantuan untuk dunia jaringan dan komputer. Hacker juga bisa di kategorikan pekerjaan yang dilakukan untuk mencari kelemahan suatu system dan memberikan ide atau pendapat yang bisa memperbaiki kelemahan system yang di temukannya.
2. Cracker
Cracker adalah sebutan untuk orang yang mencari kelemahan system dan memasukinya untuk kepentingan pribadi dan mencari keuntungan dari system yang di masuki seperti: pencurian data, penghapusan, dan banyak yang lainnya.

Hirarki / Tingkatan Hacker
Ternyata Hacker juga mempunyai tingkatan-tingkatan, tiap tingkatan di bedakan dengan kemampuan dan ilmu yang dimiliki sang hacker :
1.Elite
Ciri-ciri : mengerti sistem operasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada.
2.Semi Elite
Ciri-ciri : lebih muda dari golongan elite, mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya), kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.
3.Developed Kiddie
Ciri-ciri : umurnya masih muda (ABG) & masih sekolah, mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan, mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.
4.Script Kiddie
Ciri-ciri : seperti developed kiddie dan juga seperti Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.
5.Lammer
Ciri-ciri : tidak mempunyai pengalaman & pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai ‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui IRC channel, dan sebagainya.

Konfigurasi Web Server pada Linux Debian Woody

Posted in Linux Debian Woody dengan kaitan (tags) on Mei 20, 2009 by tia26892

KONFIGURASI WEB SERVER

Installation: apt-get install apache atau apt-get install apache2 apache2-mpm-prefork

Location File: # /etc/apache/httpd.conf  (vi httpd.conf)

Yang perlu ditambah/diedit:

ServerAdmin webmaster@belajar.belajar.net

ServerName ayel.belajar.net

DirectoryIndex index.html index.htm index.htm index.shtml index.cgi index.php

NameVirtualHost 172.28.14.111

<VirtualHost 172.28.14.111>

ServerName belajar.net

ServerAlias www.belajar.net

DocumentRoot  /home/belajar/public_html

ServerAdmin tia@belajar.net

</VirtualHost>

(Untuk web browser)  # apt-get install w3m

Membuat isi dari web missal isinya “Selamat Datang”, yaitu dengan cara # cd /home/<nama user yang dibuat di Virtualnya>/public_html (yang ada pada DocumentRoot di Virtual)

Kemudian # vi index.php

<VirtualHost 172.28.14.111>

ServerName modul.belajar.net

DocumentRoot /home/modul/public_html

ServerAdmin tia@belajar.net

</VirtualHost>

Konfigurasi Transparan Proxy pada Linux Debian Woody

Posted in Linux Debian Woody dengan kaitan (tags) on Mei 20, 2009 by tia26892

KONFIGURASI TRANSPARAN PROXY

Location file: # vi /etc/squid.conf

Yang perlu ditambah/diedit:

http_port 8080

icp_port 0

cache_mem 32 MB

cache_access_log /var/log/squid/access.log

dns_nameserver 172.28.14.111

acl gakboleh (terserah) url_regex –i “/etc/terserah.list”

acl lan (terserah) src 192.1638.0.0/24

http_access deny gakboleh lan

http_access allow lan

http_access deny all

cache_mgr tia@belajar.net

visible_hostname proxy@belajar.net

httpd_accel_host                                  virtual

httpd_accel_port                                  80

httpd_accel_with_proxy                  on

Kabel Fiber Optic

Posted in Jaringan Komputer dengan kaitan (tags) on Mei 20, 2009 by tia26892
  • PROSES PENYAMBUNGAN FO

Biasanya kabel fiber optic digulung pada haspel. Panjang kabel fiber optic dalam sebuah haspel bergantung pada besarnya kabel dan haspelnya. Ada haspel yang dapat menampung 2000 m kabel fiber optic. Karena kabel fiber optic digelar untuk jarak jauh (dapat mencapai puluhan atau ratusan kilometer) maka diperlukan proses penyambungan yang disebut proses splicing. Alat untuk melakukan proses penyambungan kabel fiber optic  disebut FUSION SPLICE.

Alat ini yang digunakan untuk menyambung dua ujung fiber optic dengan menggunakan panas, alat ini butuh ketelitian yang sangat tinggi, alat ini dilengkapi dengan alat pengukur karena setiap ingin menyambung dua sisi fiber optic harus diukur terlebih dahulu dan ukurannya harus sama antara ujung A dan ujung B dan kedua ujung fiber optic harus benar-benar bersih (biasanya digunakan alcohol 95% dan tisu untuk membersihkan ujung fiber optic yang sudah dikupas) karena apabila ada kotoran sedikit saja maka fusion splicer tidak akan bisa digunakan, alias menolak untuk melakukan penyambungan.

  • PEMASANGAN CONNECTOR FO

Terminasi adalah proses pemasangan connector pada fiber optic. Proses ini tidak dapat dilakukan secara sembarangan, mengingat diameter kabel fiber optic adalah sedemikian kecil, jauh lebih kecil daripada rambut manusia. Connector yang selalu digunakan untuk menyambung kabel fiber optik ialah SC connector yang menyerupai BNC connector. Namun SC connector akan menjadi lebih popular karena mudah digunakan. Baca selebihnya »

Komputer

Posted in IT News dengan kaitan (tags) on Maret 15, 2009 by tia26892

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Dalam definisi seperti itu terdapat alat seperti slide rule, jenis kalkulator mekanik mulai dari abakus dan seterusnya, sampai semua komputer elektronik yang kontemporer. Istilah lebih baik yang cocok untuk arti luas seperti “komputer” adalah “yang memproses informasi” atau “sistem pengolah informasi.”

Referensi : http://id.wikipedia.org

Mengatasi Masalah Pada Komputer

Posted in IT News dengan kaitan (tags) on Maret 15, 2009 by tia26892

Dasar Troubleshooting

1. Lakukan analisis kerusakan awal
Sebelum mengutak-atik computer, lakukan analisi awal terjadinya kerusakan. Hal ini penting dilakukan agar proses troubleshooting bias difokuskan hanya pada komponen yang bermasalah. Sejumlah indicator dapat dijadikan dasar. Bila computer memiliki beep code, cari pada table apa maksud dari beep code yang berbunyi. Sementara, bila tipenya adalah seven segment, cari tahu pada table jenis masalah berdasarkan kode yang tertera pada komponen seven segment.
2. Siapkan perangkat yang dibutuhkan
Umumnya perangkat yang dibutuhkan tidaklah terlalu sulit didapat, kecuali kerusakan atau masalah yang dihadapi cukup berat. Pastikan perangkat yang digunakan cukup bersih dan aman untuk digunakan. Perangkat sederhana yang biasa digunakan adalah obeng plus, kuas, tang, atau pembersih lainnya.
3. Cabut kabel power sebelum memegang komponen computer
Sebelum kita membongkar CPU, pastikan kabel power sudah terputus dari listrik.
4. Gunakan pengaman listrik statis
Cara mudah untuk membuang listrik statis sebelum kita mulai bekerja yaitu: menggunakan gelang anti-listrik statis, letakkan tangan anda ditanah atau lepaskan alas kaki anda untuk semantara waktu agar listrik statis anda terbuang dari tubuh. Setelah itu, barulah kita mulai membongkar atau mengotak-atik computer. Baca selebihnya »